Iran Sebut Perundingan Selat Hormuz dengan Oman Masuk Tahap Akhir
Pemerintah Iran menyatakan bahwa pembicaraan intensif dengan Oman terkait koridor maritim di Selat Hormuz telah mendekati babak akhir. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan bahwa laporan progres perundingan tersebut telah diserahkan langsung kepada pihak kabinet di Teheran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menjelaskan bahwa kedua negara hampir menyepakati jalur pelayaran alternatif yang berada di luar rute konvensional utara maupun selatan. "Kami akan mencapai pemahaman tentang rute yang menghormati hak kedaulatan kedua belah pihak," ujar Baghaei dalam wawancara televisi nasional.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa Washington dan Israel menunda rencana serangan baru demi memberikan ruang bagi penyelesaian damai. Langkah diplomasi ini turut didorong oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman yang meminta agar eskalasi militer di kawasan segera diredam.
Meski membuka pintu dialog seluas-luasnya, pejabat tinggi parlemen Iran menegaskan bahwa negaranya tetap berada dalam posisi siaga penuh. Kebijakan luar negeri Teheran saat ini berfokus untuk memastikan jaminan keamanan nasional serta kepatuhan terhadap kesepakatan internasional yang tengah dirundingkan.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur logistik energi krusial yang mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak mentah global setiap harinya. Penutupan jalur akibat ketegangan militer sebelumnya telah memicu disrupsi pasokan minyak mentah dunia serta lonjakan tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Artikel Lainnya
Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump mengambil langkah tidak biasa dengan menginterven...
Penyerang muda jebolan akademi Real Madrid, Gonzalo García, resmi melanjutkan kariernya di Liga Inggris setelah bergabun...
Tarif rata-rata tenaga listrik mengalami lonjakan drastis sebesar 41,34 persen pada awal pekan ini, mencapai angka 150,1...
Perusahaan induk Snapchat, Snap, mengumumkan laporan keuangan kuartal kedua 2026 dengan perolehan pendapatan dan laba ya...
Dukungan terkoordinasi dari Amerika Serikat dan Jepang sukses mengerek nilai tukar yen dari posisi terendahnya dalam emp...